Senin, 28 September 2009

The Trees And The Wild - Rasuk



The Trees And The Wild, sebuah band indie yang berasal dari Jakarta, musik mereka bergenre pop with a bit of modern folks (dari luar ada Iron & Wine), from what I’ve heard, The Trees and the wild itu gabungan antara vokal John Mayer dengan musik Kings Of Convenience. The Trees and the wild baru mengeluarkan satu album yaitu Rasuk, yang berisikan 9 tracks dengan 2 lagu berbahasa Indonesia dan 7 lagu berbahasa inggris.






Single pertama mereka yaitu Honeymoon On Ice, sebuah track yang sangat mellow dan down-tempo dengan sound akustik yang unik. Lagu ini terinspirasi dari film karya Michael Gondry yaitu “Eternal Sunshine Of The Spotless Mind”. Track no.4 “Irish Girl” bisa dibilang lagu yang “kaya” akan sound-sound yang unik dan bersemangat. Dua track berbahasa Indonesia yaitu “Kata” dan “Derau dan Kesalahan” tidak jauh berbeda dibandingkan dengan track yag berbahasa ingrris, walaupun di lagu “Derau dan Kesalahan” intonasi dari lirik lagunya kurang begitu terdengar, jadi tidak begitu jelas apa yang diucapkan.




Per-indie-an di Indonesia bisa dibilang sudah sangat maju, the trees and the wild adalah salah satunya, they have a very great music, saya menggambarkan musik mereka unik dan “kaya”, I mean, it’s not just guitar, drum, keyboard and stuff, but there’s violin, percution, string section and all. Sehinnga musiknya tidak monoton. And yeah, they’re the next big thing di permusikan Indonesia.


Jennifer's Body's Soundtrack (2009)



Jennifer’s Body, film yang dibintangi oleh Megan Fox yang telah dirilis di U.S. 18 September. Sambil menunggu filmnya rilis d Indonesia, saya akan membahasa album soundtrack dari film jennifer’s Body tersebut.


Terdapat 15 track di album soundtrack ini, track pertama diisi oleh Florance & The Machine dengan lagu berjudul Kiss With A Fist, seriously, I never heard that band, tapi setelah mendengarkan lagunya mengingatkan saya akan Yeah Yeah Yeah’s. Track selanjutnya diisi oleh band yang sudah tidak asing lagi, yaitu Panic At The Disco dengan lagu barunya New Perspectve, it’s a mid-tempo song dengan vokal khas Brendon Urie. Hayley Williams, vokalis dari paramore juga menyumbangkan suaranya di lagu berjudul Teenager, this song sounds not like Paramore.


Little Boots dengan New In Town, lagu yang sebelumnya sering saya dengar di radio, dan lagu ini menurut saya menjadi track yang agak sedikit berbeda dibandingkan yang lain, karena lebih bergenre pop electro. Dashboard Confessional dengan Finishing School-nya is another mid-tempo song in this album. Track terakhir yaitu Lissy Trulliie yang mengcover lagu dari Hot Chip berjudul Ready For The Floor, it’s kinda cool cover version I think.


Dengan list band seperti dashboard Confessional, All Time Low, Hayley Williams, panic At The Disco, Cobra Starship dan lain-lain, soundtrack ini akan memanjakan telinga para penggemar alternative rock (or “emo”). Even if you’re not the fan of “emo” thing, I think this is a fun soundtrack to listen to.


Here's The List:
1. Kiss With A Fist - Florence + The Machine    
3. Teenagers - Hayley Williams          
4. New In Town - Little Boots  
5. Finishing School - Dashboard Confessional      
6. Through The Trees - Low Shoulder      
7. Time - Cute Is What We Aim For  
8. I Can See Clearly Now - Screeching Weasel      
9. Chew Me Up and Spit Me Out - Cobra Starship      
10. Toxic Valentine - All Time Low          
11. I'm Not Gonna Teach Your Boyfriend How To Dance With You - Black Kids
12. Death - White Lies      
13. Celestial Crown - The Sword      
14. Little Lover's So Polite - Silversun Pickups  
15. Ready For The Floor - Lissy Trullie   


Recommended tracks ; Lissy Trulliie – ready For the Floor, Cobra starship - Chew Me Up & Spit Me Out, Panic! At The Disco – New Perspective, dashboard Confessional – Finishing School

Owl City - Ocean Eyes (2009)




Owl city, sebuah formed project yang terbentuk pada tahun 2007 beranggotakan satu orang yaitu Adam Young, Owl City sendiri mengingatkan saya akan The Postal Service, dari segi vocal maupun soundnya yang banyak memakai synthetizer.  bagi yang sering mendengarkan radio mungkin akan sering mendengarkan lagu Fireflies, yang menjadi single dari album pertama Owl City yang berjudul Ocean Eyes.





Ocean eyes berisikan 12 track yang secara keselruhan bergenre pop electronic. Track no.5 yaitu Umbrella Beach bisa dibilang track yang paling up-tempo, karena ada sedikit sound-sound disco trance didalamnya. Track no.4 The Saltwater Room merupakan track yang menurut saya paling unik, karena didalamnya ada vokal seorang wanita selain vocal si Adam Young sendiri.


bagi yang suka synthpop atau pop electronic seperti The Postal Srvice, Imogen Heap, Frou Frou atau didalam negri ada Homogenic, album ini sangat menyenangkan untuk didengar dengan vokal dan sound yang unik.


Recommended track : Fireflies, The Bird and The Worm, The Saltwater Room

Big Nothing (2006)


 
Sutradara : Jean-Baptiste Andrea
Pemain    : Simon Pegg, David Schwimmer



Big Nothing bisa dibilang merupakan fim yang bergenre black comedy yang dicampur dengan sedikit thriller. film yang diproduksi tahun 2006 ini sebenarmya tidak terlalu terkenal dan kurang mendapat sambutan pada saat perilisannya (jujur saja saya tidak tahu ada film Big Nothing ini!!! ;p) padahal film ini dibintangi oleh dua aktor yang bisa dibilang sudah mempunyai image di film bergenre komedi.


Charlie (David Schwimmer) adalah seorang penulis –yang bukunya tak kunjung diterima oleh penerbit- bergelar Ph.D yang terpaksa harus bekerja sebagai operator di sebuah perusahaan provider internet, disanalah dia berteman dengan Guss (Simon Pegg). Suatu saat, Guss meng-hack data dari komputer provider internet tersebut sehingga dia mendapatkan list nama orang beserta situs apa saja yang pernah mereka kunjungi, dari situlah dia mendapatkan nama Reverend Small, seorang pendeta yang sering melakukan sex chat juga berlangganan situs porn dan merekapun berencana untuk memeras reverend tersebut. And you know what’s gonna happen, THE PLAN DIDN’T GO WELL.




Cerita tentang pemerasan/penipuan yang tidak berjalan sesuai rencana bisa dibilang klise dan sudah sering diangkat ke layar lebar. Yang membuat film ini beda terletak pada twist yang banyak bertebaran di sepanjang film juga dialog-dialog yang cerdas serta komedi yang lucu (definitely will make you LOL).





David schwimmer berakting dengan sangat pas di film ini, walaupun peran yang dimainkan tidak jauh beda dengan perannya di serial Friends. Simon Pegg is the man and he’s great, walaupun menurut saya agak aneh melihat Pegg berbicara menggunakan aksen amerika. Film ini mengingatkan saya pada film-film Guy Ritchie seperti Lock stock and two barrels dan Snatch dimana alur bergerak dengan cepat dan dinarasikan oleh seseorang.. Ending dari film ini juga pas, walaupun menurut saya agak datar, but that’s an okay ending I think.


Overall, this is an entertaining movie, that make you laugh and surprise at the same time, with clever dialogue, great soundtrack and remarkable cast.

Introduction: My Very First Post In This Blog

Sebenarnya saya membuat blog ini (confusetonameit.blogspot.com) dari bulan November 2008, tapi memang pada dasarnya saya malas, jadi blog ini terbengkalai begitu saja, baru sekarang2 ini karena banyak teman saya yang membuat blog, jadinya saya latah juga untuk membuat blog. :P


nantinya blog ini akan berisi apa saja yang ingin saya tulis, tapi mungkin kebanyakan tentang film dan musik, entah itu review ataupun preview, tapi tidak menutup kemungkinan blog ini akan berisikan curhat saya. hehehe


mungkin segitu aja introduction dari saya!!
:)